Jambi – Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi sukses menyelenggarakan Yudisium ke-XXVI dan pelepasan alumni Magister dan Doktor pada Jum’at, 27 Juni 2025. Sebanyak 136 lulusan yang terdiri dari program Magister dan Doktor resmi dilepas dalam acara yang mengusung tema “Menguatkan Peran Intelektual Muslim di Era Digital dan Spiritual.”
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh makna ini dihadiri oleh Rektor UIN STS Jambi, para Wakil Rektor, Ketua Senat, Dekan, Ketua Program Studi, para dosen, serta keluarga dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Direktur Pascasarjana UIN STS Jambi, Prof. Dr. Risnita, M.Pd., menekankan pentingnya menjadi insan yang tidak hanya berilmu, tetapi juga mampu mengamalkan ilmunya di tengah perkembangan era digital yang semakin pesat. Beliau mengutip firman Allah dalam QS. Al-Mujadilah ayat 11, “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” Pesan ini disampaikan untuk mengingatkan para lulusan agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai keilmuan yang berlandaskan keimanan dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Rektor UIN S
TS Jambi, dalam hal ini diwakilkan kepada wakil rektor bidang akademik dan kelembagaan Dr. Ayub Mursalin, M.A., dalam sambutannya juga memberikan motivasi kepada para lulusan agar dapat menjadi intelektual muslim yang mampu berperan aktif dalam membangun peradaban, baik secara intelektual maupun spiritual. Beliau juga pengingat bahwa lulusan UIN STS Jambi memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi agen perubahan yang menebarkan kebaikan dan menjaga nilai-nilai keislaman dalam era digital yang penuh tantangan.
selanjutkan pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik pada program magister dan doktor, dan lulusan terbaik pada program studi.
Dengan pelepasan 136 alumni pada yudisium kali ini, Pascasarjana UIN STS Jambi berharap para lulusan dapat memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat dan menjadi intelektual muslim yang berintegritas, adaptif, serta mampu membawa nilai spiritual dalam menghadapi dinamika zaman.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto yang menjadi momen kebersamaan antara sivitas akademika dan para alumni yang baru saja dikukuhkan.











