jambi, 17 September 2024 — Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melakukan kunjungan benchmarking ke Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung guna memperkuat kerja sama akademik dan peningkatan kualitas program pascasarjana. Kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara kedua Pascasarjana untuk memperluas kolaborasi di bidang riset dan pengembangan kurikulum pascasarjana.
Direktur Pascasarjana UIN STS Jambi Prof. Dr. Risnita, M.Pd, mengatakan bahwa benchmarking ini merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan daya saing dan mutu akademik di tingkat pascasarjana. “Kami ingin memastikan bahwa program pascasarjana kami sejalan dengan standar internasional dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten serta siap bersaing di dunia kerja global,” ujarnya.
Dalam kunjungan yang berlangsung selama Dua hari, tim dari Pascasarjana berdiskusi dengan para pimpinan Program Studi untuk mempelajari berbagai aspek, seperti kurikulum, sistem penjaminan mutu, serta penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar. Selain itu, tim juga mengkaji strategi Pascasarjana SGD Bandung dalam meningkatkan kolaborasi internasional dan penelitian di tingkat pascasarjana.
Selain melakukan diskusi dan kajian terhadap sistem pengelolaan pendidikan pascasarjana, kunjungan ini juga disertai dengan penandatanganan MoA yang mencakup beberapa poin penting, di antaranya adalah kolaborasi penelitian, Pengembangan Akademik, serta Pengabdian kepada Masyarakat. MoA ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan pascasarjana melalui kerja sama lintas Pascasarjana.
Wakil Direktur Pascasarjana UIN SGD Bandung, Prof. Dr. Ajid Thohir, menyambut baik inisiatif dari Pascasarjana UIN STS Jambi. “Kerjasama ini tidak hanya akan memperkuat ikatan akademik antara kedua Pascasarjana, tetapi juga memberikan peluang bagi mahasiswa dan dosen kami untuk terlibat dalam penelitian dan program pendidikan yang lebih luas. Benchmarking yang dilakukan Pascasarjana UIN STS Jambi juga merupakan kesempatan bagi kami untuk saling bertukar pengalaman dan wawasan,” ujarnya.
Dalam benchmarking tersebut, tim dari Pascasarjana UIN STS Jambi berdiskusi dengan para pimpinan Program Studi Pascasarjana UIN SGD Bnadung untuk mempelajari berbagai aspek, seperti kurikulum, sistem penjaminan mutu, serta penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar. Selain itu, tim juga mengkaji strategi Pascasarjana SGD Bandung dalam meningkatkan kolaborasi internasional dan penelitian di tingkat pascasarjana.
Dengan penandatanganan MoA ini, diharapkan program pascasarjana di kedua universitas dapat terus berkembang, serta mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing global. Kerjasama ini juga akan membuka peluang bagi kedua universitas untuk melakukan pengembangan di bidang akademik, riset, dan inovasi teknologi secara lebih mendalam.


















