Jambi — Direktur Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. Risnita, M.Pd, memimpin rapat koordinasi strategis dalam rangka penguatan tata kelola akademik dan persiapan penyelenggaraan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, yang dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat Pascasarjana UIN STS Jambi.
Rapat ini dihadiri oleh Wakil Direktur Pascasarjana, Kepala Subbagian, Ketua dan Sekretaris Program Studi, Gugus Jaminan Mutu (GJM), serta Tim Humas Pascasarjana, sebagai wujud konsolidasi lintas unit dalam menjaga kesinambungan mutu akademik Pascasarjana.
Agenda rapat difokuskan pada Monitoring dan Evaluasi (MONEV) perkuliahan Semester Ganjil, pembahasan pengelolaan dan ketertiban nilai Semester Ganjil, penunjukan panitia penyusunan roster perkuliahan Semester Genap, serta sosialisasi kebijakan Manajemen Akademik Registrasi Ulang (MARU) Semester Genap.
Dalam arahannya, Prof. Dr. Risnita, M.Pd menilai kendala yang dihadapi setiap prodi dalam proses pembelajaran dan penginputan nilai pada SIAKAD. Dalam forum MONEV tersebut, sejumlah program studi menyampaikan kendala teknis dan administratif dalam penginputan nilai mahasiswa pada SIAKAD, termasuk keterbatasan akses, sinkronisasi data, serta perlunya pemahaman teknis yang seragam di tingkat pengelola akademik. Isu ini dinilai berdampak langsung terhadap ketepatan waktu pelaporan nilai dan layanan akademik kepada mahasiswa.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Pascasarjana menegaskan bahwa persoalan penginputan nilai tidak dapat dipandang sebagai isu teknis semata, melainkan bagian dari akuntabilitas akademik institusi.
“Kendala dalam penginputan nilai pada SIAKAD harus kita identifikasi secara komprehensif dan diselesaikan secara sistemik. Ketepatan waktu dan keakuratan nilai merupakan bentuk tanggung jawab akademik kita kepada mahasiswa dan institusi,” tegas Prof. Dr. Risnita, M.Pd.
Direktur Pascasarjana juga menyoroti pentingnya pemahaman kebijakan akademik secara menyeluruh, khususnya terkait MARU Semester Genap, agar seluruh sivitas akademika memiliki persepsi dan langkah yang sejalan.
“Sosialisasi kebijakan akademik harus dipahami secara utuh oleh seluruh pengelola program studi. Keseragaman pemahaman akan meminimalisasi kendala administratif dan menjaga kelancaran layanan akademik,” ujarnya.
Melalui rapat koordinasi strategis ini, Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi meneguhkan komitmen untuk terus memperkuat tata kelola akademik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada mutu berkelanjutan.










