Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber nasional, yaitu Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag., Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, dan Dr. Drs. Ismail Cawidu, M.Si. Hadir dalam kegiatan tersebut para wakil rektor, dekan, Direktur Pascasarjana, wakil direktur, ketua lembaga, ketua senat, ketua program studi, serta seluruh jajaran pimpinan di lingkungan UIN STS Jambi.
Direktur Pascasarjana UIN STS Jambi, Prof. Dr. Risnita, M.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai sarana penguatan wawasan strategis bagi para pimpinan perguruan tinggi. Menurutnya, pengembangan kapasitas manajerial merupakan kebutuhan penting untuk mendukung peningkatan mutu akademik, tata kelola, serta daya saing institusi di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam sesi pemaparan materi, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag. menjelaskan berbagai kebijakan strategis Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dalam memperkuat transformasi pendidikan tinggi keagamaan Islam. Ia memaparkan arah kebijakan yang meliputi perluasan akses pendidikan melalui pengembangan kampus siber dan program pendidikan jarak jauh, penguatan mutu akademik dan akreditasi internasional, peningkatan produktivitas riset dan inovasi, pengembangan program studi vokasional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, hingga penguatan daya saing lulusan melalui sertifikasi kompetensi dan kemitraan dengan dunia industri.
Selain itu, Dirjen Pendis juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas tata kelola perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan global serta mendukung target internasionalisasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Menurutnya, seluruh unsur pimpinan perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman melalui inovasi, kolaborasi, dan penguatan budaya mutu yang berkelanjutan.
Bagi Pascasarjana UIN STS Jambi, materi yang disampaikan menjadi penguatan penting dalam merumuskan langkah-langkah strategis pengembangan program magister dan doktor yang unggul, berdaya saing, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Sementara itu, Dr. Drs. Ismail Cawidu, M.Si. menyampaikan materi mengenai peningkatan layanan informasi publik di lingkungan PTKIN. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi sebagai badan publik memiliki kewajiban memberikan pelayanan informasi yang transparan, cepat, akurat, dan mudah diakses masyarakat sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Dalam paparannya, ia mendorong seluruh PTKIN untuk memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, mengoptimalkan pemanfaatan ruang digital secara positif, serta memperhatikan implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dalam tata kelola kampus. Menurutnya, pelayanan informasi publik yang baik akan menjadi salah satu indikator penting dalam membangun kepercayaan masyarakat dan memperkuat reputasi perguruan tinggi di era digital.
Direktur Pascasarjana UIN STS Jambi menyambut positif kegiatan tersebut dan menilai bahwa penguatan kapasitas manajerial pimpinan menjadi kebutuhan penting dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui kegiatan ini, Pascasarjana UIN STS Jambi semakin memperkokoh komitmennya untuk mendukung transformasi pendidikan tinggi Islam yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.












