Pascasarjana
Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

Pascasarjana Teguhkan Peran Strategis dalam Raker 2026 Menuju World Class University

Pascasarjana menegaskan peran strategisnya sebagai penggerak utama peningkatan mutu akademik, riset, dan kolaborasi global dalam Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 bertema “Acceleration of Academic Quality, Research, and Global Collaboration toward a World Class University”. Kegiatan ini dilaksanakan di Sutha Inn, Telanaipura, Jambi, selama dua hari, Senin–Selasa, 26–27 Januari 2026.

Keikutsertaan Pascasarjana dalam rapat kerja ini merupakan bagian dari konsolidasi kebijakan strategis institusi, khususnya dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dan percepatan internasionalisasi pendidikan tinggi berbasis riset. Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pemaparan dari Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. H. Johni Najwan, yang menekankan transformasi penjaminan mutu di era Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025. Ia menyoroti pentingnya sinergi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan BAN-PT sebagai fondasi utama menuju rekognisi dan pengakuan internasional.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepuddin Jahar. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa penguatan program pascasarjana merupakan kunci strategis dalam meningkatkan daya saing global perguruan tinggi Islam, terutama melalui peningkatan kualitas akademik, produktivitas riset, dan perluasan jejaring internasional.

Direktur Pascasarjana dalam keterangannya menegaskan bahwa Rapat Kerja 2026 menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program pascasarjana dengan agenda IKU dan internasionalisasi institusi.

“Pascasarjana memiliki posisi strategis dalam pencapaian IKU, khususnya pada penguatan kualitas lulusan, peningkatan luaran penelitian bereputasi, serta pengembangan kerja sama internasional yang berdampak. Melalui raker ini, kami memastikan seluruh program kerja Pascasarjana terukur, berorientasi outcome, dan mendukung akselerasi menuju reputasi internasional,” tegasnya.

Memasuki sesi komisi, seluruh peserta dibagi ke dalam tiga komisi utama guna merumuskan rekomendasi program kerja yang fokus, spesifik, dan terukur. Pascasarjana berperan aktif dalam setiap komisi sebagai pengampu isu-isu strategis pengembangan mutu dan internasionalisasi.

Komisi I yang membidangi akademik dan kelembagaan, Pascasarjana berperan sebagai lokomotif penguatan pembelajaran berbasis riset, peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah internasional, optimalisasi pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan, serta penguatan reputasi institusi melalui akreditasi dan pengakuan global.

Komisi II yang membahas tata kelola sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta pengelolaan lingkungan kampus menekankan pentingnya dukungan sistemik bagi pengembangan universitas terutama Pascasarjana. Fokus diarahkan pada penciptaan ekosistem akademik yang unggul, adaptif, dan berdaya saing internasional.

Sementara itu, Komisi III yang menitikberatkan bidang kemahasiswaan dan kerja sama strategis memposisikan Pascasarjana sebagai pusat pengembangan talenta akademik unggul. Pembahasan diarahkan pada peningkatan daya saing mahasiswa pascasarjana di kancah nasional maupun internasional, penguatan prestasi akademik dan nonakademik, serta perluasan kerja sama nasional dan internasional yang berdampak langsung pada kualitas lulusan.

 

Melalui Rapat Kerja 2026 ini, Pascasarjana meneguhkan komitmennya sebagai pilar utama pencapaian IKU dan motor penggerak internasionalisasi institusi, sekaligus garda terdepan dalam mendorong akselerasi transformasi menuju World Class University.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899